Make Me Stronger

I know I’m waiting
Waiting for something
Something to happen to me
But this waiting comes with
Trials and challenges
Nothing in life is free
I wish that somehow
You’d tell me out aloud
That on that day I’ll be ok
But we’ll never know cause
That’s not the way it works
Help me find my way

My Lord show me right from wrong
Give me light make me strong
I know the road is long
Make me strong
Sometimes it just gets too much
I feel that I’ve lost touch
I know the road is long
Make me strong
I know I’m waiting
Yearning for something
Something known only to me
This waiting comes with
Trials and challenges
Life is one mystery
I wish that somehow

You’d tell me out aloud
That on that day you’ll forgive me
But we’ll never know cause
That’s not the way it works
I beg for your mercy
My Lord show me right from wrong
Give me light make me strong
I know the road is long
Make me strong
Sometimes it just gets too much
I feel that I’ve lost touch
I know the road is long
Make me strong

Semoga [masih] belum terlambat... Ini Valentine's Day


Memasuki bulan Februari, umumnya ada satu hal yang terasa sedikit istimewa dibanding  bulan-bulan lainnya. Warna pink, coklat, lilin, pita, bunga, sepatu, sandal mendadak menjadi lebih populer. Penyebabnya tak lain  adalah satu hari yang ditunggu-tunggu Terutama oleh para kawula muda (yang jelas bukan hari kematian..hhahaha). Apalagi kalau bukan Valentine's day atau yang dibahasakan dengan Hari Kasih Sayang, yang jatuh pada tanggal 14 Februari. Terutama di Indonesia, yang mayoritas generasi mudanya adalah para pemuda-pemudi Muslim serempak merayakan Velentine's day (*gejol-gejol* karena merasa prihatin,,hhehehe)
Berkirim surat (cinta), kartu dan bunga baik itu bunga anggrek, bunga mawar bahkan bunga kamboja alias bunga kuburan (mungkin karena hanya itu adanya), remaja putri sibuk memilih coklat untuk cowok yang disayanginya, candle light dinner, dan acara-acara party yang berlabel Valentine's Day marak di cafe-cafe. Ditambah lagi dengan 'dukungan' media yang menyajikan beragam liputan dan hiburan baertajuk tema ini. Lengkaplah sudah suasana yang seolah membenarkan perayaan Hari Kasih Sayang tersebut. Bahkan bukan hanya generasi muda saja yang terlibat anak kecil sampai kakek nenek, mbah buyut pun seolah tak ingin ketinggalan trend  dibulan Februari pink ini.

Apa itu Valentine?
Sejarah tentang Valentine's day sendiri masih misteri (misterinya melebihi misteri gunung merapi...hwahaha...wekekekek..). Banyak versi cerita melatarbelakangi lahirnya peringatan pada tanggal 14 Februari itu. Konon (ceile), Valentine's Day berawal dari kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat Romawi Kuno saat menyelenggarakan ritual upacara penyucian di setiap tanggal 13-18 Februari. Dua hari pertama, dipersembahkan untuk Juno Februata, Dewi Cinta (Queen of Feverish Love).
Pada hari itu pemuda mengundi nama-nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar wajib menjadi pasangannya selama setahun untuk bersenang-senang dan obyek hiburan. Pada tanggal 15 Februari, mereka meminta perlindungan Dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Selama upacara ini, kaum muda mencambuk orang dengan kulit binatang, sedangkan para wanita berebut untuk dilecut karena menganggap bahwa lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur (hwahaha... akan lebih subur kalo dikasih pupuk kandang kaliii... haiiiahhh aya-aya wae orang Romawi itu..)
Ketika agama Kristen Katolik masuk ke Roma, pengikutnya mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastur. Di antara pendukungan adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I. Untuk lebih mendekatkan ke dalam ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine's Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada tanggal 14 Februari.
Siapa sebenarnya St. Valentine sendiri masih membingungkan. Dalam The Catholic Encyclopedia Vol. XV subjudul St. Valentine, disebutkan ada 3 orang martir (orang yang mati dalam memperjuangkan kepercayaan agamany) bernama St. Valentine yang mati pada tanggal 14 Februari. Menurut versi pertama,  Kaisar Claudus II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan Tuhannya adalah Isa al-Masih dan menolak menyembah dewa-dewa orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St. Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.
Versi kedua menceritakan bahwa St. Valentine melanggar peraturan Kaisar Claudus II. Kaisar ini menganggap bahwa tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat di medan peperangan daripada tentara yang telah menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah. Namun, diam-diam St Valentine menikahkan banyak pemuda, sehingga ia ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M.
Adapun versi ketiga mengisahkan bahwa ketika dipenjara, dipercaya bahwa St. Valentine jatuh cinta pada seorang gadis muda yang mengunjunginya selama ia dalam masa kurungan. Sebelum kematiannya, dia menulis surat kepada sang gadis yang mengisyaratkan 'from your Valentine', ekspresi kasih sayang yang hingga sekarang digunakan banyak orang.

Jadi itulah sejarah dari Valentine's Day. Sebuah sejarah yang sama sekali nggak ada kaitannya dengan kasih sayang, bahkan merupakan sebuah bentuk penghormatan pada pastur, penyembahan dan ritual ibadah yang tidak jelas. Sangat disayangkan, kebanyakan orang tidak mengetahui sejarah ini. Ataukah mereka pura-pura tidak mau tahu demi sebuah gengsi yang ternyata hanya sebuah budaya 'mengekor' tradisi kaum kafir dan ritual ibadah umat lain?

"..dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya." (QS Al Isra [17]: 36)

hweeeiii...berarti selama ini, orang-orang pada umumnya ikut-ikutan merayakan Valentine's Day itu ternyata merayakan peringatan yang bukan berasal dari Islam. Nah lhooo... nggak tau apa nggak mau tau? itu salah besar... untung e aku ra melu-melu... bukankah al 'ilmu qabla al-'amal, artinya (kurang lebih seperti ini) bahwa ilmu itu (harusnya dipunyai dahulu) sebelum (melakukan) perbuatan. Dengan Demikian sebelum kita tahu status hukum suatu perbuatan maka hukumnya syubhaat. Jadi segala sesuatunya harus jelas,tidak boleh samar, dan harus tau status hukum perbuatan yang bersangkutan.. (percayalah, bahwa saya bukan sarjana hukum ...hhehehe... tapi, percayalah bahwa saya calon sarjana pendidikan... apa to iki?? ra nyambung blasss... ngoeeekk..)

Baiklah, okelah, yo wis..kita nggak akan memperpanjang masalah yang melatarbelakangi Valentine's Day, karena semua orang tahu, bahwa acara tersebut bukan produk dari peradaban Islam...

Ya akhi ya ukhti, ya sudahlah... hahaha... teman-teman, kanca-kanca, budaya ini memang menyimpan bara api ibarat diamnya Gunung Merapi. huuuh... benar-benar misteri gunung merapi.... (ra nyambung maneh..) Sangat berbahaya. Diam-diam bisa mengeluarkan wedhus gembel. Terutama bagi remaja yang masih labil (mengutip istilah mba kos saya, ababil= anak-anak muda abg labil>> termasuk saya, ngoeekk..hahaha). Mudah tergoda. Dan tak mustahil kemudian tanpa sadar menguntit budaya tersebut lalu kaget setengah mati terus bengong dan mlongo (semoga nggak nyampe mengeluarkan ingus..) kalo ternyata itu bukan dari Islam. Nah lhooo... biasanya hanya menyesal.

hoahhh... semoga Anda mengerti dan berusaha mengerti semua bahasa tulis ini.. Sebenarnya saya suka kalau sudah memasuki bulan Februari [bagian ini saya jujur]. Mari kita ambil positifnya saja, hahaha.. kenapa saya suka, karena pada bulan ini penjual, pedagang, supermarket atau apalah pasti banyak menjual coklat dengan berbagai promosinya, beli satu dapat dua... Apa-apa pasti pasangan. Beli 1 sepatu pasti, dapet satu pasang (yaa...iyalahh..) pokoke serba dua, tapi dijual obral... njuk pada akhirnya, coklat dua pasang itu saya makan sendiri...hwahaha... (maruk banget, jangan dicontoh!).. Eh, bukan ding, mungkin pada bulan Februari ini kita dapat belajar menjadi pribadi yang lebih HEMAT, dan tidak menghambur-hamburkan uang (alias boros).. Bukankah orang yang boros itu temennya setan.... Hiiiii, nek aku moh kekancan karo setan....

..."dan sesunggunya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu (keterangan-keterangan) sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang zalim.." (QS Al Baqarah [2]: 145)

..dari sesobek kertas..

--8 Januari 2011--


Keburu lupa jika ini tidak segera ditulis..
Tadi siang,ketika aku mengantarkan ibuku ke pasar[baca:supermarket],dalam perjalanan pulang mengambil motorku ditempat parkir,aku menginjak sesuatu.
Itu Kertas. Lebih tepatnya selembar kertas,mungkin biasa disebut bulletin,namun itu hanya sobekanya saja.
Entah kenapa pada waktu itu,aku mengambilnya. <kurang kerjaan>.
Isinya, (sebentar tentang apa ya?) emm,smacam pembentuk total image ada 3B (BRAIN, BE HEALTHY, BEHAVIOUR) lalu lainya aku tidak ingat lagi.
Namun,di akhir tulisan ada kata bijak,ini yang paling ku ingat.
"wahai para istri yang terhormat! Sesungguhnya suami anda sangat memerlukan anda disaat dirinya dibelit musibah. Oleh karena itu,anda harus segera mendampinginya disaat-saat kritis. Jadilah teman hidup yang benar-benar mengasihi,membelai dg lembut dan menghormati dirinya. Berlakulah sbagai seorang dokter yang merawat jiwanya. Bentuklah kepribadian anda dg segenap perbuatan baik ini. Siapakah yang layak mjd dokter skaligus perawat nan lembut bagi jiwanya selain diri anda sndiri? Lakukanlah yang bs anda lakukan skarang. Serahkan semua yang berada di luar kemampuan anda kpada Tuhan. Tuhan adalah sebaik-baiknya wakil dan penyelesaian masalah."
kalimat terakhir itu,aku paling suka.. Mirip,kata-kata bijaknya pak mario teguh..

Setelah itu kubuang lagi (ditempat yang berbeda,hhaha..),berharap ada orang yang membacanya (lagi)..

Sandiwara Cinta.....

Kala cinta pada manusia adalah segala-galanya.
Indahnya impian dan harapan,telah membutakan mata..
Hingga menipuku dalam sandiwara sempurnanya.,dan yang kudapatkan hanya luka yang mendalam dan sulit kusembuhkan..
Kucoba seperti tak ada apa-apa,kucoba kuyakinkan aku akan baik-baik saja.
Akhirnya aku lelah bertahan dan ingin kucurahkan segala rasa dan kekecewaan.
Terasa menyesakkan dada kala cinta kepada manusia dikhianati dan meninggalkanku sendiri..
Hanya airmata yg bicara,tanda hati hancur terluka,sedang KAU masih saja menemaniku dengan setia.
Tiada KAU lelah akan keluhan, tiada KAU marah karena bosan mendengarkanku yang telah melupakanMu..
Aku melupakanMu,.
Kini aku mengerti bahwa cintaMU saja yg tak akan pernah mengecewakanku..

Harga Mati!

Ketika manusia diciptakan tanpa noda,tanpa dosa..
Tanpa iman,aku tak berharga..
Aku hanya setitik tinta di samudra..
Manusia adalah makhluk yang sempurna..
Tapi,kita manusia yang tak sempurna..
Tanpa daya dan upaya,tanpa iman aku tak sempurna..
Kusadari hidup tak kan selamanya..
Kuyakini tidak ada yang abadi,. Hanya padaNYA kita akan kembali..
Dan jiwa raga ini adalah milikNYA..
Dan bagiku keimanan adalah HARGA MATI..
Tidak bisa ditawar-tawar lagi..

Keep dreaming, Keep Action

Einstein mengatakan bahwa: “Ada dua cara menjalani hidup, yaitu menjalaninya dengan keajaiban-keajaiban atau menjalaninya dengan biasa-biasa saja“.
Sekarang ini banyak selogan yang dikeluarkan oleh banyak orang yang topiknya seolah membius kita: :Stop Dreaming Star Action"
Saya mengatakan bahwa slogan itu sepenuhnya tidak benar.
Mengapa?  Coba kita bayangkan, segala sesuatu yang Anda jalani saat ini adalah tidak lepas dari ‘dream’ atau mimpi Anda entah beberapa tahun yang lalu kan?
Sejarah pesawat terbang yang menjadi angkutan favorit saat ini berawal dari sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.  Thomas Alfa Edison juga menemukan bolam lampu dari mimpi besar dia untuk menerangi dunia.
Jadi totally kita semua harus tetap memupuk mimpi-mimpi besar kita untuk membuat perubahan yang membantu terwujudnya dunia yang lebih maju dan bermanfaat bagi orang banyak.
Jadi dua cara untuk untuk menjalani kehidupan ini dan keduanya benar.
1. Dengan penuh keajaiban karena kita menyerahkan totally kepada Kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa, dan
2. Dengan biasa-biasa saja, karena yaaa… memang beginilah kehidupan ini.
Dan semua orang jika ditanya, mereka justru akan memilih nomor 1, karena fitrahnya kita semua adalah ciptaan-ciptaan Tuhan Yang Maha Esa untuk selalu dekat dengan-Nya.
Jadi, mari kita jalani kehidupan ini dengan penuh ajaib, dengan selalu bersyukur setiap apa yang kita dapatkan.