Best Scene [Angel Eyes: 11]

Park Dong Joo: 12 tahun yang lalu, ada anak SMA jelek melihatmu di sini. Waktu itu, akan sangat menyenangkan jika memiliki kekasih yang cantik, itulah yang kupikirkan dulu. Dan sekarang, gadis cantik itu akan lebih baik jika menungguku di rumah. (Jeda) Aku tidak mau kesepian. Tidak peduli seberapa kerasnya, ketika aku memikirkan bila ada dia yang sedang menungguku, aku tidak akan kesepian lagi. Aku akan berjuang semampuku untuknya.
Aku tidak bisa berjanji aku akan membuatmu menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini. Aku juga tidak bisa berjanji aku tidak akan berubah hati pada orang lain, tapi... Cintaku telah tumbuh lebih dari 12 tahun yang lalu, aku akan terus membiarkannya tumbuh, aku akan membuatnya lebih kuat. Selama aku masih hidup, aku berjanji kau akan menjadi orang yang paling berharga di dalam hidupku. 
Soo Wan, Yoon Soo Wan, maukah kau menjadi bagian dari keluarga Park Dong Joo?


Yoon Soo Wan: Aku akan berada di rumahmu. Aku akan menunggumu setiap hari.... :’)
[Angel Eyes episode 11]









Yes You



if i had to live my life without you near me

The days would all be empty
the nights would seem so long 
with you i see forever oh so clearly

i might have been in love before 

but it never felt this strong, 

our dreams are young and we both know 
they'll take us where we want to go, 
hold me now, touch me now


i don't want to live without you... 


nothing's gonna change my love for you,
you ought to know by now how much i love you
one thing you can be sure of 
i'll never ask for more than your love 

nothing's gonna change my love for you 
you ought to know by now how much i love you 
the world may change my whole life through but, nothing's gonna change my love for you 

If the road ahead is not so easy, 
our love will lead the way for us, like a guiding star, 
i'll be there for you if you should need me, 
you don't have to change a thing, i love you just the way you are... 
so come with me and share the view.. 
i'll help you see forever too 
hold me now, touch me now 

i don't want to live without you...

nothing's gonna change my love for you,
you ought to know by now how much i love you
one thing you can be sure of
i'll never ask for more than your love

nothing's gonna change my love for you 
you ought to know by now how much i love you 
the world may change my whole life through but, nothing's gonna change my love for you 

nothing's gonna change my love for you,
you ought to know by now how much i love you
one thing you can be sure of
i'll never ask for more than your love


nothing's gonna change my love for you
you ought to know by now how much i love you 
the world may change my whole life through but, nothing's gonna change my love for you 

nothing's gonna change my love for you, 
you ought to know by now how much i love you 
one thing you can be sure of 
i'll never ask for more than your love 

nothing's gonna change my love for you 
you ought to know by now how much i love you 
the world may change my whole life through but, nothing's gonna change my love for you

[Airsupply - Nothing's gonna change my love for you]

will you be my sweetest groom? jangan lupa nyanyikan di pernikahan kita, ah iya :D



hey you, yes you...
kau yang selalu kunanti.

tuan berbudi baik, maukah kau memahami kisahku.

Kau yang begitu dinanti oleh ibuku. Terkadang lelah menyuruhku menyerah. Ini bukan menyerah, hanya duduk sebentar di tepian, dan menyeka peluhku meski tak sampai kering. kemudian aku bangkit lagi, melanjutkan separuh perjalanan yang tertinggal.. Ya, aku ingin segera menemukanmu. Ingin segera menemuimu. Mari kita berbagi cerita. ya, cerita yang kadang tak tersampaikan pada siapapun yang kemudian membuatku pura-pura lupa. Maukah kamu menjadi tempat berbagi itu? Mari kita berbagi suka, waktu yang terlewatkan tak bersamamu aku akan menggantinya dengan sisa usiaku. Mari kita berbagi duka, yang terlalu sering kusimpan dalam hati dan dalam folder komputer kecilku. Mari kita saling berbagi rencana kehidupan kita, keinginan, harapan, mimpi, cita-cita, dan cinta kita. Mari bagi denganku, pekerjaan yang kadang mungkin membuatmu lelah, membuatmu bosan. Mari bagi denganku, semua beban di pundakmu, di dadamu. Genggam tangaku, dan kita akan berjalan tangguh jika bersama, kita akan lebih kuat jika bersama.

Kamu tidak perlu membawakan tasku, tak perlu membawakan bukuku, tak perlu membawakan barang belanjaku, tak perlu membawakan sekarton air mineral yang sering kupikul sendiri, tak perlu membawakanku segalon air mineral, tak perlu membawakanku seember cucian kotor. Aku tak perlu semua itu untuk kau bawakan, karena aku bisa melakukannya sendiri. Yang tidak bisa aku lakukan sendiri, adalah mencintai. Dan yang dapat melakukannya hanyalah dirimu, yes you. Kamulah yang menyimpan kosakata 'saling' sehingga kita bisa saling mencintai. Kosakata 'saling' baru bisa dilakukan jika itu dilakukan oleh dua orang, dan itu adalah kita berdua.

Jika banyak keinginanmu yang tak bisa kamu bendung, maka berpuasalah. Dari sini aku selalu berdoa untukmu supaya kamu tidak salah arah ataupun lupa arah jalan untuk bertemu tulang rusukmu. Ridha mamah adalah ridha Allah, insya Allah. Ridha bapak, juga ridha Allah insya Allah. Kau yang selalu mencintai ayah dan ibumu, aku siap untuk berbakti pada mereka, dan aku siap untuk berbakti padamu, aku siap untuk mencintaimu, aku siap untuk menghabiskan sisa usiaku bersamamu, aku siap mengabdi untukmu, aku siap menjadi bidadarimu di surgaNya nanti.

Dimanakah kamu? Kau adalah misteri yang tak mampu dipecahkan teknologi secanggih apapun. Kamu adalah rahasiaNya. Teknologi gps, google map tak akan sanggup memecahkannya. Jadi untuk apa kita bergantung pada teknologi dan manusia untuk bisa mempertemukan kita, kita hanya perlu Dia. Jika kamu mencintai Dia, dan akupun mencintai Dia, selanjutnya kita hanya perlu percaya bahwa cinta segitiga kita ini mampu mempertemukan kita berdua. Just believe it :)

Kepadamu, aku menyimpan cemburu dalam harapan yang tertumpuk oleh sesak dipenuhi keinginan untuk segera bertemu.Jangan lupa untuk bertemu denganku sebelum usiaku 24 tahun, di 8 November 2014 ya :)

After all, Allah is the Best Designer. If something is meant to be, it will happen. With the right person, at the right circumstances, and for the best reason which answered your questions. So there is no need to rush. Experiences gives you lessons in life. When you think your life is miserable, take time alone and pray; there is something to be thankful everyday. Working on your relationship with Allah swt and willing to be a better person. Everything happens for a reason. Man Jadda Wa jadda. (Quote of Mrs. Dude)


Dia indah meretas gundah, dia yang selama ini kunanti..
membawa sejuk, memanja rasa, dia yang selalu ada untukku..

di dekatnya aku lebih tenang,
bersamanya jalan lebih terang...

tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
berdua kita hadapi dunia 
kau milikku, ku milikmu, kita satukan tuju... 
bersama arungi derasnya waktu, 
kau milikku, ku milikmu, 
kau milikku, ku milikmu, 

Bila di depan nanti, banyak cobaan untuk kisah cinta kita, 
jangan cepat menyerah, kau punya aku, ku punya kamu... selamanya akan begitu... 

tetaplah bersamaku, jadi teman hidupku 
berdua kita hadapi dunia 

kau jiwa yang selalu aku puja

[Tulus-teman hidup]

and i wanna sing this song... for you, yes you.. aha, yes you
yes, and i wanna be your sweetest bride
:D

Run To You

Go Hye Son yang punya Angel Eyes, bener-bener bisa bikin hati porak poranda, jungkir balik bungge jumping sejak episode awal.. guling gulig nangis, tapi nagih bikin addicted.. oh my Godness *ala hubae
dan akhirnya jjjjajaaaang... nemu beberapa soundtracknya yang juga bikin nangis sendu mellow ala yuni shara.. Judulnya "Run To You"


[Run To You]
Artist: Lasse Lindh
Original Soundtrack - Angel Eyes



With you... Everything seems so easy
With you... My heartbeat has found its rhythm
With you... I'm so close to finding my home

With you... I don't care if I´m a little bit crazy
Cause with you nothing's wrong

I was broken, I was wasted
Then you came like an angel in the rain
Love used to slip trough me like waters slips trough hands
But with you it changed I know, I feel I am closer to your heart.

I am run run running to you
And I'll keep you safe forever
Through the tears,
trough the love and all the nights we share
I am run run running to you
And I'll keep you safe forever
Don't you know my love,
don't you know two hearts can beat as one?

Love used to slip trough me like water slips trough hands but no more
No more lonely nights, no more, no more
So come on, come on, hold on, hold on, hold on

I am run run running to you
And I'll keep you safe forever
Through the tears,
trough the love and all the nights we share
I am run-run-running to you
And I'll keep you safe forever
Don't you know my love,
don't you know two hearts can...
I am run run running to you
And I'll keep you safe forever
Through the tears,
trough the love and all the nights we share
I am run run running to you
And I'll keep you safe forever
Don't you know two hearts can beat as one?

Cinta Megah

Beberapa hari yang lalu saya pulang ke kampung halaman saya menggunakan kereta. Kereta yang saya tumpangi terkenal dengan rendah hati dan lapang dadanya yang luar biasa. Ya, Prameks. dengan uang duabelas ribu kita bisa menumpang dari ujung Balapan hingga ujung Kutoarjo, rendah hati sekali dia. Lapang dadanya adalah dia satu satunya kereta yang nggak pernah protes apabila harus didahului oleh kereta lainnya yang lebih mewah. Menunggu di salah satu stasiun hingga dilewati empat keretapun, prameks bisa sangat lapang dada.. :D back to topic. Hari itu saya sengaja duduk di gerbong biasa, bukan gerbong khusus perempuan tempat favorit saya. Toh, hari itu bukan weekend yang biasanya digunakan untuk mudik para perantau, yang menyebabkan kereta penuh sesak. Oke, saya dapat tempat duduk. Hingga stasiun Purwosari, samping kanan kiri kosong tidak ada yang menempati. Saya sengaja duduk di bagian tengah yang tidak terlalu pinggir, tepat di samping sandaran. Di stasiun Purwosari sebelah kanan saya duduk seorang ibu muda bersama dua anaknya, yang satu rombongan dengan suaminya yang menggendong anak paling kecilnya tetapi duduk di seberangnya. Sejak saat itu, saya mulai memperhatikan tiga anak kecil yang sibuk melakukan banyak hal. Bertanya, tertawa, bermain gadget, bermain boneka masha and the bear dan banyak hal lainnya. Saya cuma memperhatikan mereka. Hingga sampai di stasiun lempuyangan, tiga bapak-bapak di samping kiri suami ibu itu turun, dan ibu beserta dua anaknya pindah ke samping bapak tersebut untuk berkumpul menjadi satu. Lengkap, seorang bapak, ibu, anak perempuan yang paling besar, anak laki-laki, dan anak perempuan paling kecil. Samping kanan saya kosong dan ditempati oleh dua orang laki-laki muda ala smash. Ah, saya tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan. Gesturnya agak mencurigakan :D

Sejak dari lempuyangan itu, saya menyaksikan pemandangan penuh cinta yang begitu megah. Kedua anak perempuan itu sibuk bermain boneka Masha, sedang adik kedua yang laki-laki berkata pada ibunya bahwa dia sangat mengantuk, kelelahan. Kemudian ibu muda itu berkata kepada suaminya untuk menukar adik perempuan yang paling kecil yang sedang di gendong sang ayah dengan adik laki-laki kedua itu. Ibunya menyuruhnya tidur dipangkuan sang ayah, sedang adik terkecilnya berada di pangkuan ibunya. Nampaknya, rasa kantuk itu menular. Hingga membuat kedua anak perempuan itu juga mengantuk dan tertidur. Adik perempuan paling kecil berada di pangkuan sang ibu, sang kakak laki-laki kedua berada di pangkuan sang ayah, dan kakak perempuan tertua tertidur pulas terduduk di antara keduanya. Saya menikmati pemandangan meneduhkan itu. Sang ayah, tidak hanya memangku anak laki-lakinya, meskipun tangan kirinya sedang memainkan gadget untuk menerima telepon, tetapi tangan kanan sang ayah rela untuk digunakan sebagai alas tidur bagi kepala anak perempuannya hingga beberapa jam ke depan sampai tujuan akhir kereta prameks. Beberapa kali sempat sang bapak, meminta bantuan kepada istrinya untuk mengangkatkan kepala anak perempuannya sesekali, untuk meregangkan tangannya yang mungkin membuatnya ngilu, kemudian ia kembali meletakkan tangannya ke posisi semula. Beberapa kali pula, saya melihat sang ayah yang telah mengantongi gadgetnya, mengusap anak laki-laki menggunakan tangan kirinya karena sang anak kelelahan yang menyebabkan ia melongop dan ngeces :D ibu dan bapak itu saling menatap dan tersenyum menggoda.

Entahlah apa yang sedang saya pikirkan, barangkali cinta itu bisa tampak sederhana sekaligus tampak begitu megah. Saya tidak bisa menyebut bahwa cinta, adalah kamu. Tetapi cinta itu adalah mereka, ada antara mereka, atau ada antara kita. Karena cinta butuh dua orang untuk melakukannya, hingga cinta terbentuk satuan lingual kerja 'saling mencintai'.


Cinta itu begitu megah, karena pemberian yang begitu berharga di dalam hidup adalah ketika mampu menebar cinta tiada henti.

Cinta itu begitu sederhana, jika kamu merasa tidak mampu membuatnya tertawa cukuplah untuk membuatnya tidak terluka.


"No one can change a person but a person can be a reason someone changes.." [Spongebob]

Senja di Kota itu [21 April 2014]

Perempuan itu mencoba membaca tanda di wajahku. Aku pergi tak menghiraukan siapapun, mataku panas, memerah kemudian hujan siang itu semakin deras. Siapa yang peduli? Kemudian aku duduk di teras tempat itu. Tempat yang paling mengerikan sepanjang hidupku. Bau yang mungkin akan membuat nyinyir semua orang. Rumah sakit. Pembicaraan yang baru saja terjadi membuatku tak menghiraukan perasaan siapapun, termasuk perasaanku sendiri. Aku baru sadar, bahwa selama ini kepedulianku pada perasaanku tidak lebih besar daripada perasaan kasihku kepada orang lain. Begitu egoiskah aku pada diriku sendiri? Ya, hari ini kukeluarkan semua jeritan yang kupendam. Aku menangis sejadi-jadinya di teras tempat itu. Tak peduli, dokter, perawat maupun pasien yang melihatku iba. Aku hanya berjanji, bahwa aku hanya boleh bersedih maksimal hingga matahari terbenam. Selama ini aku hanya tutup kuping dengan earphone tak bernada yang terpasang di telingaku jika orang berkata tidak baik tentangku, tentang bapakku, tentang emakku, tentang orang-orang yang kucintai. Lalu kemana saja aku selama ini? Aku hanya tak mau berdebat. Manusia tidak pernah benar di mata manusia lain. Kebenaran hanya milik Tuhan. Jika suatu persoalan terjebak pada orang yang usianya muda dengan orang tua, maka kebenaran adalah milik orang tua, dan sisanya untuk yang muda. Yang muda diam, yang tua berbicara tiada henti karena merasa benar. Aku jengah. Aku ingin didengar.

“Ya sudah, urusanku di sini sudah selesai. Aku akan pulang. Akan kutelpon kamu besok. Hati-hati di jalan.”
“Usia manusia tak sepanjang itu.” Kutelan kembali kata-kata ini sebelum melompati tenggorokan.
Ada sesuatu dari masa lalu mencegahku mengucapkannya betapapun sosok itu bukan saja sudah tertinggal lebih dari lima kilometer, meninggalkan rumah sakit melainkan bahkan, kehangatannya padaku, telah terpatri lebih lama dari itu. Aku menuju stasiun. Kembali ke kota perantauanku. Ia sudah cukup pulih untuk pulang dari rumah sakit bersama orang yang lebih ia sukai.
Suasana ramai stasiun tidak cukup mengalihkanku dari moment 1 jam yang lalu. Ada bagian yang membuatku sedih, sesedihnya. Pertanyaan liarku ini kemudian menguasai pikiranku, "Tidak begitu membanggakankah aku di matanya? Andai kamu tahu bahwa akupun sedang berikhtiar dan selalu berdoa untuk dapat membahagiakanmu..." Aku menahan airmataku, tertahan hingga 3 jam ke depan meskipun beberapa kali sempat terjatuh di dalam gerbong. Hanya akan kubasuh. Tidak akan lagi kumemungutnya. Tidak akan ada yang melihatnya.

Apa yang akan terjadi jika seseorang yang mencoba menyampaikan tentang bagaimana bersikap baik dan santun, justru dianggap anak sok tahu dan durhaka oleh seseorang yang dianggap memiliki surga di bawah telapak kakinya? Ketakutan terbesarku adalah ia akan benar-benar dibenci oleh Tuhannya.

Pernah mencoba merasakan betapa dinginnya hembusan angin di sore hari? Senja hari itu kunikmati di teras balkon belakang kosku. Sendirian. Aku hanya sedang berusaha menepati janjiku untuk bergembira setelah maghrib nanti dengan memejamkan mata, merasakan dinginnya hembusan angin sore itu, merasakan betapa hangatnya air mata. Kubuka mataku. Tidak kah kau lihat setiap senja menjelang maghrib selalu ada kawanan besar burung-burung liar yang melintas cepat dari langit menuju ufuk barat? Ya, dan aku melonjak kegirangan, bahwa bayangan segelap apapun itu tidak akan menyala selamanya, karena saat itu jualah saatnya matahari terbenam di ufuk barat. Dan senikmat apapun harta yang burung itu temukan di setiap siang hari, ia akan kembali ke rumahnya setiap hari pula, keluarga.


Dia, gadis sederhana

Nanti ada saatnya gadis berkerudung merah itu mencari atau dicari atau malah dicarikan seseorang untuk mendampingi hidupnya. Pernah dengar, “Laki-laki bebas memilih namun wanita berhak menolak”. Seems like true..

Jadi dia berhak menolak laki-laki yang mempunyai mobil tapi hasil dari orang tuanya. Dan iapun berhak menerima laki-laki yang meski hanya memiliki sepeda gunung tetapi dibeli dari hasil kerjanya sendiri.

Dia berhak menolak laki-laki yang gaya, fashion, style sudah se keren aktor atau boyband korea. Dan diapun berhak menerima laki-laki yang kesehariannya hanya memakai kaos dan baju koko.

Dia berhak menolak laki-laki yang memasang foto oki setiana dewi di ponselnya. Dan saya berhak menerima laki-laki yang selera musik dan bacaannya sama dengannya.

Dia berhak menolak laki-laki tampan yang sholatnya hanya saat magrib saja atau saat shalat jumat saja. Dan dia berhak menerima laki-laki sederhana yang selalu memenuhi kewajiban shalatnya dan mengusahakan untuk selalu tepat waktu serta selalu berusaha meluangkan waktunya untuk shalat sunnah.

Dia berhak menolak laki-laki yang terlalu mementingkan makan enak dan mewah, dan dia berhak menerima laki-laki yang akan mengajaknya untuk berpuasa sunnah.

Dia berhak menolak laki-laki yang kebal kebul dengan bangga membakar uangnya, uang bapak ibunya untuk merokok, dan dia berhak menerima laki-laki yang justru meluangkan waktunya di tengah kesibukannya bekerja atau belajar di perantauan untuk menemui dan menjenguk bapak ibunya di kampung halamannya.

Dia berhak menolak laki-laki yang terlampau sering melontarkan kata-kata kasar pada temannya, dan dia berhak menerima laki-laki yang tidak gengsi menjalin hubungan harmonis dan akrab dengan teman-temannya.

Dia berhak menolak atau menerima, tetapi pada akhirnya dia masih harus menunggu untuk menerima seseorang yang akan memilih dia nantinya.. Dia, gadis sederhana yang tidak rupawan dan begitu mencintai Tuhannya.

@fiktif